"worst comes to worst" in Indonesian
Definition
Digunakan untuk membicarakan apa yang akan dilakukan jika situasi terburuk terjadi.
Usage Notes (Indonesian)
Ekspresi ini informal dan umum pada percakapan santai. Digunakan saat berbicara tentang rencana cadangan. Tidak digunakan di tulisan resmi.
Examples
If worst comes to worst, we can call a taxi.
**Kalau terburuk terjadi**, kita bisa memanggil taksi.
Bring extra food, just in case worst comes to worst.
Bawa makanan tambahan, siapa tahu **jika keadaan menjadi sangat buruk**.
We can always sleep at my house if worst comes to worst.
**Kalau terburuk terjadi**, kita bisa tidur di rumah saya.
I doubt it will rain, but if worst comes to worst, we've got umbrellas.
Kurasa tidak akan hujan, tapi **kalau terburuk terjadi** kita punya payung.
We're hoping the bus isn't late, but if worst comes to worst, we'll walk.
Kita harap bus-nya tidak terlambat, tapi **kalau terburuk terjadi** kita jalan kaki saja.
Let’s see if the meeting ends early—if worst comes to worst, we can reschedule.
Mari kita lihat apakah rapat bisa lebih cepat selesai—**kalau terburuk terjadi**, kita bisa jadwal ulang.