"sic" in Indonesian
Definition
[sic] digunakan dalam tanda kurung setelah kutipan yang mengandung kesalahan, untuk menunjukkan bahwa kesalahan tersebut memang ada di sumber aslinya.
Usage Notes (Indonesian)
Biasanya dipakai dalam tulisan formal atau akademis. Hanya digunakan setelah kutipan yang salah; selalu di dalam tanda kurung: [sic]. Tidak dipakai dalam percakapan sehari-hari.
Examples
He wrote, "She walk to school every day [sic]."
Dia menulis, "She walk to school every day **[sic]**."
The report said, "There is three cars [sic] parked outside."
Laporan itu mengatakan, "There is three cars **[sic]** parked outside."
She said, "I has a dog [sic]."
Dia berkata, "I has a dog **[sic]**."
In the official letter, "We is happy [sic] to inform you..." was quoted.
Dalam surat resmi dikutip, "We is happy **[sic]** to inform you..."
The article notes, "Tom dont [sic] like pizza," showing the original mistake.
Artikel tersebut mencatat, "Tom dont **[sic]** like pizza," menunjukkan kesalahan aslinya.
If you see [sic] in a quote, it means that's exactly how the original was written—even if it's wrong.
Jika kamu melihat **[sic]** dalam kutipan, artinya itu benar-benar sama dengan aslinya—meskipun itu salah.