"hark" in Indonesian
Definition
Kata ini adalah istilah lama atau sastra, digunakan untuk meminta seseorang mendengarkan atau memperhatikan suara dengan sungguh-sungguh.
Usage Notes (Indonesian)
Sangat formal, kuno, atau bersifat sastra; jarang dipakai di percakapan sehari-hari. Biasanya ditemukan di drama, puisi, atau lagu Natal. Tidak digunakan sebagai pengganti 'mendengarkan' atau 'mendengar' di konteks modern.
Examples
Hark! Do you hear that music in the distance?
**Dengarkanlah!** Kamu dengar musik di kejauhan itu?
The old man said, 'Hark to the sound of the wind through the trees.'
Orang tua itu berkata, '**dengarkanlah** suara angin di antara pepohonan.'
She whispered, 'Hark! Someone is coming.'
Dia berbisik, '**dengarkanlah!** Seseorang sedang datang.'
In old plays, a character might cry 'Hark!' to get everyone's attention.
Dalam sandiwara lama, seorang tokoh kadang-kadang akan berteriak '**dengarkanlah!**' untuk menarik perhatian semua orang.
Hark back to the days when people gathered around the fire to tell stories.
**Ingatlah** masa-masa ketika orang berkumpul di sekitar api unggun untuk bercerita.
You don’t hear 'hark' much these days unless it’s in a Christmas carol.
Sekarang, '**dengarkanlah**' jarang sekali terdengar kecuali dalam lagu Natal.