"salt in the wound" in Indonesian
Definition
Membuat seseorang makin merasa sakit hati atau kecewa, terutama dengan mengingatkan kegagalan atau menambah masalah baru.
Usage Notes (Indonesian)
Ini ungkapan sehari-hari, digunakan untuk rasa sakit hati atau kekecewaan, bukan untuk luka fisik. Biasanya muncul setelah komentar negatif atau peristiwa memalukan.
Examples
Losing the game was bad, but hearing them laugh was salt in the wound.
Kalah dalam pertandingan sudah buruk, tapi mendengar mereka tertawa benar-benar **menabur garam di luka**.
Telling him about my promotion was just salt in the wound after he lost his job.
Menceritakan tentang promosi saya setelah dia kehilangan pekerjaannya benar-benar **menabur garam di luka**.
Your rude comment was salt in the wound after my bad day.
Komentar kasarmu setelah hari burukku benar-benar **menabur garam di luka**.
I was already upset about missing the bus, and then it started raining—talk about salt in the wound.
Aku sudah kesal karena ketinggalan bus, lalu malah hujan—benar-benar **menabur garam di luka**.
Posting the photos online was just salt in the wound after the breakup.
Memposting foto online setelah putus benar-benar **menabur garam di luka**.
It was salt in the wound when my boss praised my coworker for the project I worked on too.
Rasanya **menabur garam di luka** ketika bos memuji rekan kerja saya untuk proyek yang saya juga kerjakan.