"the last straw" in Indonesian
Definition
Ini digunakan saat masalah-masalah kecil menumpuk, lalu satu kejadian terakhir membuat seseorang akhirnya tidak tahan lagi dan bereaksi.
Usage Notes (Indonesian)
Ungkapan ini sehari-hari, bukan formal. Biasanya digunakan saat frustasi memuncak, misal: ‘Ini sudah puncak kesabaran saya’. Mirip dengan ‘tetes terakhir’.
Examples
When his phone broke, it was the last straw for him.
Ketika ponselnya rusak, itu adalah **puncak kesabaran** baginya.
Her son lying again was the last straw.
Anaknya berbohong lagi, itu adalah **puncak kesabaran**.
Getting stuck in traffic was the last straw after a bad day.
Setelah hari yang buruk, terjebak macet adalah **puncak kesabaran**.
I've had enough—your mess in the kitchen is the last straw.
Sudah cukup—kekacauanmu di dapur adalah **puncak kesabaran**.
I tried to stay calm, but losing my wallet was the last straw.
Saya sudah berusaha tenang, tapi kehilangan dompet adalah **puncak kesabaran**.
She was already tired, and the power outage was the last straw that made her cry.
Dia sudah lelah, dan pemadaman listrik menjadi **titik puncak** hingga dia menangis.