"dun" in Indonesian
Definition
‘Dun’ berarti menagih utang secara berulang kali; juga digunakan untuk menyebut warna coklat keabu-abuan yang kusam atau kuda dengan warna itu.
Usage Notes (Indonesian)
Kata kerja ini jarang dan biasanya dipakai secara resmi atau dalam konteks hukum/keuangan. Arti warna lebih sering digunakan untuk kuda atau dalam konteks sastra. Jangan bingung dengan 'done'.
Examples
The bank continues to dun him for payment.
Bank terus **menagih** dia untuk pembayaran.
She has a dun horse in her stable.
Dia punya seekor kuda **coklat keabu-abuan** di kandangnya.
His coat is a dun color.
Jaketnya berwarna **coklat keabu-abuan**.
They kept dunning me with letters about the overdue bill.
Mereka terus **mengirimi** saya surat tagihan tentang tagihan yang terlambat.
A dun sky made the afternoon look gloomy.
Langit **coklat keabu-abuan** membuat sore hari tampak muram.
He grew tired of the constant dunning from debt collectors.
Ia lelah dengan **penagihan** yang terus-menerus dari penagih utang.