"rest on your laurels" بـIndonesian
التعريف
Setelah meraih keberhasilan, tidak berusaha lagi untuk maju atau berkembang.
ملاحظات الاستخدام (Indonesian)
Biasanya digunakan secara negatif untuk mengingatkan agar tidak cepat puas. Sering dipasangkan dengan "never" seperti "Never rest on your laurels."
أمثلة
After winning the award, she decided not to rest on her laurels and started a new project.
Setelah memenangkan penghargaan, dia memutuskan untuk tidak **berpuas diri dengan pencapaian** dan memulai proyek baru.
You should never rest on your laurels if you want to keep improving.
Kamu tidak boleh **berpuas diri dengan pencapaian** jika ingin terus berkembang.
Our team won last year, but we can't rest on our laurels now.
Tim kami menang tahun lalu, tapi sekarang kami tidak bisa **berpuas diri dengan pencapaian**.
He kept pushing himself—he never wanted to rest on his laurels.
Ia terus mendorong dirinya sendiri—ia tak pernah ingin **berpuas diri dengan pencapaian**.
Don’t rest on your laurels just because the first part went well; there’s more work ahead.
Jangan **berpuas diri dengan pencapaian** hanya karena bagian pertama berjalan baik; masih banyak pekerjaan menanti.
Some people rest on their laurels after a big win, but the best keep working.
Ada orang yang **berpuas diri dengan pencapaian** setelah kemenangan besar, tapi yang terbaik akan terus bekerja.