اكتب أي كلمة!

"grapes of wrath" بـIndonesian

anggur kemurkaan

التعريف

Ungkapan ini melambangkan kemarahan atau dendam yang tumbuh, terutama akibat ketidakadilan sosial. Ini juga merupakan judul novel terkenal karya John Steinbeck tentang penderitaan di masa Depresi Besar.

ملاحظات الاستخدام (Indonesian)

Ungkapan ini jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari, lebih sering digunakan secara sastra atau simbolis. Identik dengan novel Steinbeck dan konteks protes sosial. 'Anggur' di sini bukan berarti buah, melainkan lambang kemarahan bersama.

أمثلة

The novel 'The Grapes of Wrath' tells the story of a family's struggle during the Great Depression.

Novel '**Anggur Kemurkaan**' menceritakan perjuangan sebuah keluarga selama masa Depresi Besar.

Many people view the grapes of wrath as a symbol of anger against injustice.

Banyak orang melihat '**anggur kemurkaan**' sebagai simbol kemarahan terhadap ketidakadilan.

He quoted the grapes of wrath to show his frustration with the system.

Dia mengutip '**anggur kemurkaan**' untuk menunjukkan rasa frustrasinya terhadap sistem itu.

When people talk about the grapes of wrath today, they usually mean a big, shared anger about something unfair.

Sekarang, jika orang membicarakan '**anggur kemurkaan**', biasanya maksudnya kemarahan besar bersama atas sesuatu yang tidak adil.

You can feel the grapes of wrath building in the community after that unfair law was passed.

Setelah undang-undang yang tidak adil itu diberlakukan, kamu bisa merasakan '**anggur kemurkaan**' mulai tumbuh di masyarakat.

The phrase grapes of wrath sometimes gets used in protests to inspire unity and change.

Frasa '**anggur kemurkaan**' kadang digunakan dalam demonstrasi untuk menginspirasi persatuan dan perubahan.