"final nail in the coffin" بـIndonesian
التعريف
Pukulan atau peristiwa terakhir yang akhirnya mengakhiri atau menghancurkan sesuatu setelah serangkaian masalah.
ملاحظات الاستخدام (Indonesian)
Bersifat kiasan, sering digunakan dalam situasi serius maupun santai. Biasa diucapkan saat sesuatu benar-benar berakhir.
أمثلة
The company’s bankruptcy was the final nail in the coffin for the factory.
Kebangkrutan perusahaan menjadi **pukulan terakhir** bagi pabrik itu.
Losing their top player was the final nail in the coffin for the team’s season.
Kehilangan pemain utama mereka menjadi **pukulan terakhir** untuk musim tim tersebut.
Her bad test score was the final nail in the coffin for passing the class.
Nilai ujian buruknya menjadi **paku terakhir di peti mati** untuk kelulusan mata pelajaran itu.
When customers started leaving, it was the final nail in the coffin for the restaurant.
Ketika pelanggan mulai pergi, itu menjadi **paku terakhir di peti mati** bagi restoran tersebut.
The new law was the final nail in the coffin for small bookstores.
Undang-undang baru menjadi **paku terakhir di peti mati** bagi toko buku kecil.
After that terrible review, it was the final nail in the coffin for their hopes of success.
Setelah ulasan buruk itu, itu menjadi **pukulan terakhir** untuk harapan sukses mereka.