"cravens" بـIndonesian
التعريف
‘Cravens’ berarti orang-orang yang sangat pengecut atau tidak punya keberanian.
ملاحظات الاستخدام (Indonesian)
Kata ini sangat formal dan bersifat sastra; jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari. Umumnya digunakan untuk mencela atau menghina dalam teks sejarah, puisi, atau drama. Jangan keliru dengan ‘ravens’ (burung gagak).
أمثلة
The king called his enemies cravens because they refused to fight.
Raja menyebut musuh-musuhnya sebagai **pengecut** karena mereka menolak bertarung.
The legend says only cravens would run from a challenge.
Legenda mengatakan hanya **pengecut** yang lari dari tantangan.
They were branded as cravens after they abandoned their friends.
Mereka dicap sebagai **pengecut** setelah meninggalkan teman-teman mereka.
"Stand up for yourself! Only cravens hide behind empty words," she shouted.
"Berdirilah untuk dirimu sendiri! Hanya **pengecut** yang bersembunyi di balik kata-kata kosong," teriaknya.
In tales of heroism, the cravens are always the first to flee when danger comes.
Dalam kisah kepahlawanan, **pengecut** selalu menjadi yang pertama lari saat bahaya datang.
It’s easy to spot the cravens—they never take responsibility when things go wrong.
**Pengecut** mudah dikenali—mereka tidak pernah mengambil tanggung jawab saat sesuatu salah.