"bardo" بـIndonesian
التعريف
Dalam Buddhisme Tibet, 'bardo' adalah keadaan sementara antara kematian dan kelahiran kembali. Secara umum, ini juga dapat merujuk pada keadaan peralihan atau masa di antara dua fase.
ملاحظات الاستخدام (Indonesian)
'Bardo' biasanya ditemukan dalam konteks keagamaan, filsafat, atau akademik. Dalam tulisan modern, juga bisa digunakan secara metaforis untuk menggambarkan masa transisi hidup.
أمثلة
Many teachings in Tibetan Buddhism talk about the bardo after death.
Banyak ajaran dalam Buddhisme Tibet membahas tentang **bardo** setelah kematian.
He studied the concept of bardo in college.
Dia mempelajari konsep **bardo** di perguruan tinggi.
Some people believe dreams are a kind of bardo.
Beberapa orang percaya mimpi adalah semacam **bardo**.
After quitting his job, he felt like he was in a bardo, unsure what to do next.
Setelah berhenti kerja, dia merasa seolah-olah sedang berada dalam **bardo**, tidak yakin apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Writers sometimes describe adolescence as a bardo between childhood and adulthood.
Penulis terkadang menggambarkan masa remaja sebagai **bardo** antara masa kanak-kanak dan dewasa.
She said her meditation practice helps her prepare for the bardo, both in life and after death.
Dia mengatakan latihan meditasinya membantunya mempersiapkan diri untuk **bardo**, baik dalam kehidupan maupun setelah kematian.